Selasa, 29 Maret 2011
bLogNya dE niTa: TABEL PERIODIK
bLogNya dE niTa: TABEL PERIODIK: "GOLONGAN A Golongan I AHa : H &..."
bLogNya dE niTa: TABEL PERIODIK
bLogNya dE niTa: TABEL PERIODIK: "GOLONGAN A Golongan I AHa : H &..."
TABEL PERIODIK
GOLONGAN A Golongan I A
Ha : H (Hidrogen)
Li : Li (Litium)
Na : Na (Natrium)
Kawin : K (Kalium)
Robi : Rb (Rubidium)
Cs : Cs (Sesium)
Frustasi : Fr (Fransium)
Golongan II A
Beli : Be (Berilium)
Mangga : Mg (Magnesium)
Cari : Ca (Kalsium)
Sirsak : Sr (Stronsium)
Bawa : Ba (Barium)
Rambutan : Ra ( Radium)
Golongan III A
Bang : B (Boron)
Al : Al (Alumunium)
Gali : Ga (Galium)
In :In (Indium)
Tel :Tl (Talium)
Utusan :Uut
Golongan IV A
Cacing : C (Karbon)
Si : Si (Silikon)
Gelang : Ge (Germanium)
Senang : Sn (Timah)
PointBlank : Pb (Timbal)
Untuk : Uuq(Ununquadium)
Urusan quis
Golongan V A
Nara : N (Nitrogen)
Pidana : P (Phosfor)
Asik : As (Arsen)
Sebar : Sb (Antimon)
Biskuit : Bi (Bismut)
Untuk polisi : Uup
Golongan VI A
Orang : O (Oksigen)
Senang : S (Sulfur/Belerang)
Sekali : Se (Selenium)
Tempat : Te (Telurium)
Pondok : Po (Polonium)
Untuk hiasan :Uuh (Ununheksium)
Golongan VII A
Fri : F (Flour)
Cilla : Cl (Klor)
Baru : Br (Brom)
Ikutan : I (Iodium)
Atletik : At (Astatin)
Untuk : Uus
Seagames
Golongan VIII A
Heboh : He (Helium)
Negara : Ne (Neon)
Arab : Ar (Argon)
Karena : Kr (Kripton)
Xerang : Xe (Xenon)
Rumania : Rn (Radon)
Untuk Otawa : Uuo (Ununoktium)
Secara : Sc (Skandium)
Yo : Y (Yetrium)
La : La (Lanthanium)
Actrees : Ac (Aktinium)
Golongan IV B
Titi : Ti (Titanium)
Zikir : Zr (Zirkonium)
Hafalan : Hf (Hafnium)
Rofa’ : Rf (Rutherfordium)
Golongan V B
Vivi : V (Vanadium)
Nebeng : Nb (Niobium)
Tari : Ta (Tantalum)
Di Bali : Db (Dubnium)
Golongan VI B
Cari : Cr (Kromium)
Motor : Mo (Molydebnum)
Waktu : W (Wolfram)
Senggang : Sg (Seaborgium)
Golongan VII B
Mana : Mn (Mangan)
Tukang : Tc (Teknetium)
Reparasi : Re (Rhenium)
Behel? : Bh (Bohrium)
Golongan VIII B
Feni : Fe (Ferrum/Besi)
baRu : Ru (Ruthenium)
Ospek : Os (Osmium)
Hasbi : Hs (Hassium)
Cowo : Co (Kobalt)
Rada : Rd (Rhodium)
Ileran : Ir (Iridium)
Matiin aja : Mt (Meitnerium)
Nini : Ni (Nikel)
PD : Pd (Paladium)
Putusin : Pt (Platinum)
Uun : Unn (Ununnilium)
Golongan I B
Cukup : Cu (Cuprum)
Agar : Ag (Argon/Perak)
Aku : Au (Aurum/Emas)
Untukmu : Uuu (Unununium)
Golongan II B
Zn : Zn (Zink/Seng)
Code : Cd (Cadnium)
Harga : Hg (Merkuri)
Untuk baju : Uub (Ununbium)
Lantanida
Cewe : Ce (Cerium)
Para : Pr (Praseodimium)
Noid : Nd (Neodimium)
Pemarah : Pm (Prometium)
Sama : Sm (Samarium)
Euis : Eu (Europium)
Gadis : Gd (Godalium)
Tebo : Tb (Terbium)
Dy : Dy (Dysprosium)
Ho : Ho (Holmium)
Ermati : Er (Erbium)
Team : Tm (Tulium)
Yang : Yb (Yiterbium)
Bersangkutan
Lupa : Lu (Lutelium)
Aktinida
Tahun : Th (Thorium)
Papa : Pa (Protaktinium)
Ultah : U (Uranium)
Nopa : Np (Neptunium)
Punya : Pu (Plutonium)
Anak manis : Am (Americium)
Cama : Cm (Curium)
Buka : Bk (Berkelium)
Caffe : Cf (Californium)
Es : Es (Einsteninium)
Fahmi : Fm (Fermium)
Mandi : Md (Mendelevium)
Nola : No (Nobelium)
Lari : Lr (Lowrencium)
Kamis, 10 Maret 2011
Asam Alkanoat/Asam Karboksilat
Asam Alkanoat/Asam Karboksilat
1. Rumus Umum
Asam alkanoat atau asam karboksilat merupakan golongan senyawa karbon yang
mempunyai gugus fungsional –COOH terikat langsung pada gugus alkil, sehingga rumus
umum asam alkanoat adalah : R-COOH
2. Tata Nama
Penamaan senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat juga ada dua cara
yaitu :
1) Menurut IUPAC : mengikuti nama alkananya dengan menambahkan nama asam di
depannya dan mengganti akhiran “ ana “ pada alkana dengan akiran “ anoat “ pada
asam Alkanoat.
2) Menurut Trivial, penamaan yang didasarkan dari sumber penghasilnya.
Untuk senyawa-senyawa asam alkanoat yang mempunyai rumus struktur bercabang
aturan penamaan IUPAC adalah sebagai berikut :
1) Tentukan rantai utama dengan memilih deretan C paling panjang dan mengandung
gugus fungsi –COOH, kemudian diberi nama seperti pada tabel di atas.
2) Penomoran atom C dimulai dari atom C gugus fungsi, sedang aturan selanjutnya sama
dengan yang berlaku pada senyawa-senyawa hidrokarbon.
Contoh :
a) CH3–CH2–CH (CH3)–COOH Asam 2, metil Butanoat
3. Sifat – Sifat Asam Karboksilat
Secara umum senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat mempunyai
sifat-sifat sebagai berikut :
1) a) Asam alkanoat yang mengandung C1 sampai C4 berbentuk cairan encer dan larut
sempurna dalam air
b) Asam alkanoat dengan atom C5 sampai C9 berbentuk cairan kental dan sedikit larut
dalam air
c) Asam alkanoat suku tinggi dengan C10 atau lebih berbentuk padatan yang sukat
larut dalam air.
2) Titik didih asam alkanoat lebih tinggi dibandingkan titik didih alkohol yang memiliki
jumlah atom C yang sama.
3) Asam alkanoat pada umumnya merupakan asam lemah. Semakin panjang rantai
karbonnya semakin lemah sifat asamnya.
Contoh :
HCOOH Ka = 1,0 . 10–4
CH3COOH Ka = 1,8 . 10–5
CH3CH2COOH Ka = 1,3 . 10–5
4) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan basa menghasilkan garam. Reaksi ini disebut
reaksi penetralan.
a) CH3COOH + NaOH -------------> CH3COONa + H2O
Asam Etanoat Natrium Etanoat
5) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan alkohol menghasilkan senyawa ester. Reaksi ini
dikenal dengan reaksi esterifikasi.
a) CH3COOH + CH3–OH ------------------> CH3COOHCH3 + H2O
Asam Etanoat Metanol Metil Etanoat
b) CH3CH2COOH + CH3CH2–OH -------------> CH3CH2COOCH3 + H2O
Asam Propanoat Etanol Etil Propanoat
4. Kegunaan Asam Alkanoat
Penggunaan asam alkanoat dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
1) Asam format (asam metanoat) yang juga dikenal asam semut merupakan cairan tak
berwarna dengan bau yang merangsang. Biasanya digunakan untuk :
a) menggumpalkan lateks (getah karet)
b) obat pembasmi hama
2) Asam asetat atau asam etanoat yang dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama
asam cuka. Asam cuka banyak digunakan sebagai pengawet makanan, dan penambah
rasa makanan (baksa dan soto)
3) Asam sitrat biasanya digunakan untuk pengawet buah dalam kaleng
4) Asam stearat, asam ini berbentuk padat, berwarna putih. Dalam kehidupan sehari-hari
terutama digunakan untuk membuat lilin.
1. Rumus Umum
Asam alkanoat atau asam karboksilat merupakan golongan senyawa karbon yang
mempunyai gugus fungsional –COOH terikat langsung pada gugus alkil, sehingga rumus
umum asam alkanoat adalah : R-COOH
2. Tata Nama
Penamaan senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat juga ada dua cara
yaitu :
1) Menurut IUPAC : mengikuti nama alkananya dengan menambahkan nama asam di
depannya dan mengganti akhiran “ ana “ pada alkana dengan akiran “ anoat “ pada
asam Alkanoat.
2) Menurut Trivial, penamaan yang didasarkan dari sumber penghasilnya.
Untuk senyawa-senyawa asam alkanoat yang mempunyai rumus struktur bercabang
aturan penamaan IUPAC adalah sebagai berikut :
1) Tentukan rantai utama dengan memilih deretan C paling panjang dan mengandung
gugus fungsi –COOH, kemudian diberi nama seperti pada tabel di atas.
2) Penomoran atom C dimulai dari atom C gugus fungsi, sedang aturan selanjutnya sama
dengan yang berlaku pada senyawa-senyawa hidrokarbon.
Contoh :
a) CH3–CH2–CH (CH3)–COOH Asam 2, metil Butanoat
3. Sifat – Sifat Asam Karboksilat
Secara umum senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat mempunyai
sifat-sifat sebagai berikut :
1) a) Asam alkanoat yang mengandung C1 sampai C4 berbentuk cairan encer dan larut
sempurna dalam air
b) Asam alkanoat dengan atom C5 sampai C9 berbentuk cairan kental dan sedikit larut
dalam air
c) Asam alkanoat suku tinggi dengan C10 atau lebih berbentuk padatan yang sukat
larut dalam air.
2) Titik didih asam alkanoat lebih tinggi dibandingkan titik didih alkohol yang memiliki
jumlah atom C yang sama.
3) Asam alkanoat pada umumnya merupakan asam lemah. Semakin panjang rantai
karbonnya semakin lemah sifat asamnya.
Contoh :
HCOOH Ka = 1,0 . 10–4
CH3COOH Ka = 1,8 . 10–5
CH3CH2COOH Ka = 1,3 . 10–5
4) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan basa menghasilkan garam. Reaksi ini disebut
reaksi penetralan.
a) CH3COOH + NaOH -------------> CH3COONa + H2O
Asam Etanoat Natrium Etanoat
5) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan alkohol menghasilkan senyawa ester. Reaksi ini
dikenal dengan reaksi esterifikasi.
a) CH3COOH + CH3–OH ------------------> CH3COOHCH3 + H2O
Asam Etanoat Metanol Metil Etanoat
b) CH3CH2COOH + CH3CH2–OH -------------> CH3CH2COOCH3 + H2O
Asam Propanoat Etanol Etil Propanoat
4. Kegunaan Asam Alkanoat
Penggunaan asam alkanoat dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
1) Asam format (asam metanoat) yang juga dikenal asam semut merupakan cairan tak
berwarna dengan bau yang merangsang. Biasanya digunakan untuk :
a) menggumpalkan lateks (getah karet)
b) obat pembasmi hama
2) Asam asetat atau asam etanoat yang dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama
asam cuka. Asam cuka banyak digunakan sebagai pengawet makanan, dan penambah
rasa makanan (baksa dan soto)
3) Asam sitrat biasanya digunakan untuk pengawet buah dalam kaleng
4) Asam stearat, asam ini berbentuk padat, berwarna putih. Dalam kehidupan sehari-hari
terutama digunakan untuk membuat lilin.
Langganan:
Komentar (Atom)